Rabu, 11 Agustus 2010


Yach gak bisa jadi cover majalah Grazia, jadi cover blog pribadi aja dech..hehehe
Thanks Grazia :)

Dinner with Calvin Jeremy



Dinner with Calvin Jeremy, Kaskus crew, @Mezzaluna-Kemang Oasis. Seru.....dengan orang-orang yang menyenangkan. Thanks to my sister Emma yang sudah mengajak sehingga I've became part of it. Thanks buat mas fotografer-nya...hehehe sehingga ada moment yang diabadikan dalam foto yang dipajang ini..kulonuwon yach mas buat pinjem dokumentasinya buat ditaruh di blog saya :) n Calvin Jeremy.....for such a nice songs he performed n untuk keramahannya.
(btw masih penasaran gara-gara gak foto bareng sama Momod..hikz..)


(happened 7 Aug'10)
Xoxo - Christin

Kamis, 29 Juli 2010

Yoko Ono Follow Me Back on Twitter!!!!!

yokoono
Yoko Ono | New York Following
» Madison Violet “The Ransom” wins “Maxell Song of the Year” from the 13th annual John Lennon Songwriting Contest http://bit.ly/9JM8BM about 4 hours ago

Yoko Ono yokoono
Thanks for following! love, yoko IMAGINE PEACE: Think PEACE, Act PEACE, Spread PEACE www.IMAGINEPEACE.com



Hehehe...boleh Ber-GR ria...entah ini account real-nya Yoko or not, but she follow me back just one day after I follow her...yippy

Minggu, 30 Mei 2010

Catatan Lama ( 30 Mei 2010 )


Kisah Para Rasul 1 : 6-8

Ayat 6 : Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"
Israel berjaya dalam peperangan pada masa perjanjian lama saat kepemimpinan Yosua. Lalu ketika tiba masa kepemimpinan raja2, Israel memperoleh kemakmuran dan kemenangan dalam peperangan2nya (cont : masa raja2 seperti Saul, Daud, Salomo). Israel sangat disegani oleh bangsa2 lain yang percaya bahwa penyertaan Tuhan menyertai Israel. Lalu tibalah saat Allah tidak lagi mentolerir pelanggaran dan dosa2 Israel sehingga pada masa raja Yoyakim-Yoyakhin-Zedekia, Allah menyerahkan Israel ke tangan raja Babel (Nebukadnezar) dan Israel mengalami masa pembuangan di Babel 70 tahun lamanya.

Melihat sejarah Israel yang tadinya merupakan kerajaan yang kuat, ditambah dengan segala nubuatan tentang akan datangnya Mesias yang akan menyelamatkan Israel semenjak zaman kitab perjanjian lama, tentunya pemahaman2 ini menyebabkan murid2 Yesus yang mempercayaiNya sebagai Mesias yang selama ini dinubuatkan menjadi berharap bahwa Yesus akan membebaskan mereka dari kekuasaan bangsa Romawi secara harafiah. Bahwa Israel akan dapat mengalami masa kejayaannya kembali sebagai sebuah kerajaan yang besar dan berkuasa.

Padahal Yesus bukanlah Mesias yang seperti itu. Dan sesungguhnya kepulihan yang dibawa Sang Mesias bukanlah kepulihan secara fisik seperti dahulu kala, namun lebih kepada kepulihan rohani, kepulihan yang sifatnya lebih abadi. Kekayaan yang sifatnya tidak fana. Kekayaan dalam damai sejahtera Tuhan dimana ada janjiNya tentang keselamatan dan hidup abadi setelah kematian secara fisik.
(Kis 17:29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia)

Ayat 7 : Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
Bila kepulihan rohani itu tiba, dalam arti Yesus akan datang kembali untuk membawa umat pilihanNya masuk dalam kerajaan sorga,
(Yohanes 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.) sungguh tidak ada yang mengetahui waktu Tuhan tersebut, bahkan dikatakan dalam 
Mat 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri."
Seperti mengetahui ending sebuah film bahkan sebelum menonton film itu sendiri. Apakah akan menjadi sesuatu yang menarik? Dalam arti kita tidak akan menyimak dengan baik ketika nantinya kita menonton film tersebut. Demikian pula adalah lebih baik bila kita tidak mengetahui waktu Tuhan itu, karena kita akan lebih giat mengerjakan keselamatan kita. Sebagaimana Tuhan menginginkan kita untuk melakukannya, sekaligus juga membagi kabar keselamatan itu kepada sesama.

Ayat 7 : Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Inilah yang Allah ingin untuk kita lakukan. Menjadi saksiNya tentang keselamatan yang telah disediakanNya bagi umat manusia. Mari siapkan hati kita serta teguhkan iman untuk itu.

Inti2/ Point2 :
Pemahaman yang tidak mendalam dari murid2 perihal arti Mesias yang sesungguhnya.
Tidak perlu tahu ending suatu film sebelum menontonnya. Nikmati alurnya dengan baik dan terkadang kita pada jelang akhir dapat mengetahui endingnya bahkan sebelum benar2 diungkapkan dalam babak di film tersebut. (cukup kerjakan keselamatan kita dan tentang akhir zaman, itu adalah kedaulatan Tuhan untuk menetapkan waktunya)
Dalam mengerjakan keselamatan kita, kita tidak akan mampu kalau hanya mengandalkan kemampuan kita sendiri. Entah kita akan merasa lelah dan menyerah, atau kadang bila pelayanan tersebut berujung keberhasilan, akan timbul sifat sombong. Tapi kita harus ingat kalau yang memampukan kita adalah Allah yang telah memberi kita kuasa melalui RohNya yang kudus, sehingga kita akan mampu menjadi saksi Tuhan. Dimana? Di segala tempat (Yerusalem : bukan tempat yang asing lagi, disitulah bait Allah yang megah berdiri. Di Yudea : Yesus lahir disana-tempat Herodes berkuasa, raja yang menginginkan kematian Yesus. Di Samaria : banyak diungkap bahwa Samaria bukanlah tempat yang baik, banyak penyembahan berhala, persundalan, dll.) Arti : bahwa kita harus menjadi saksi Tuhan bukan hanya di tempat dimana ada sesama kita yang seiman, bahkan sampai di tempat2 dimana kepercayaan terhadap Kristus mendapat penolakan. Di tempat2 dimana kejahatan merajalela sampai2 berbuat baik menjadi sesuatu yang malu untuk diungkapkan. Sampai ke ujung bumi : tak terbatas dimanapun kita berada, kita harus bersaksi untuk kemuliaan Tuhan. Sanggupkah kita? Pasti. Kenapa? Karena Tuhan telah memberi kita kuasa melalui RohNya yang Kudus.
GBU, selamat melayani.

Rabu, 03 Februari 2010

Behind Shadows

Where do we go from here?
Can we still be like yesterday?
When there’s just chemistry
And no knowledge about what we feel
Just be that ordinary. Ordinary friend

If only I can take back the words
And let the world goes round in its axis
I miss the time when I can be near you
Just to be near you without you knowing the truth
Even I already know that you knew already
And maybe the fact that we both pretending

Is this the end of the story?
When people said that “truth hurts”
Then I guess I’m playing fool to practice and prove it by my self

Guess you now standing behind shadows
When I’m at the spot light,
Guess we can’t be in one scene anymore
Because everyone already know the scenario

Now I have to let it go, let it flow
And let the scene be forgotten
For a while…..forever……….

Natal Panasonic 2025