Kamis, 07 Januari 2016

Bad Day

Hari ini tuh tergolong "not so my favorite day".

Dari pertama udah ketinggalan name tag. Alhasil mau keluar-masuk kantor aja jadi rempong.

And then banyak kerjaan yang gak terselesaikan sesuai target. Pokoknya a lot of hectic things yang bikin mau nangis :'(

Maybe I'm just not in a good emotional level.
Intinya adalah mood sangat kacau dan saya memutuskan untuk membeli pie. Soalnya ice cream at my lunch time sudah sempat sedikit meredakan my mood swing. Siapa tau si pie juga bisa nurunin level bad mood barang sedikit.

Waktu saya bilang mau dine in the pie karena stress, suprisingly tiba-tiba si penjual kopi bilang : mbak...mau dibuatkan kopi? 
Saya langsung nyeletuk : kalo gratis maulaah....
Dan dia mengiyakan. 
Seakan nggak percaya...saya kembali menanyakan : yang bener niih??? 
Dia bilang "beneer" dan saya diminta memilih. 
"Late", jawab saya. 
Dan sweetnya lagi....ia membuatkan gambar "heart" diatas foam-nya. Issssh that's so sweeeet.
Betapa menghiburkan hati yang penat ini.

Tuhan tuh gak nampak....tapi Dia selalu kirim orang-orang tak terduga buat menghibur hati kita disaat yang gak kita sangka-sangka. Thank u Lord:)

Written : 8 Dec 2015

Jumat, 06 November 2015

Kaleidoskop 2013


Sesadarku,
Seingatku,
Putaran pita rekaman memoriku berusaha me-rewind tahun-tahun yang berlalu dalam kehidupanku.

Siapa bilang aku tidak ingat dengan hari-hari bermainku saat rumah masih lantai pasir?
Siapa bilang aku tidak ingat "bullying"tetangga baru yang ternyata di hari-hari kedepan malah jadi sahabatan?
Siapa bilang aku tidak ingat bekas-bekas luka di kaki karena apa saja?

Aku ingat.......
Dan semampuku mengingat, tahun 2013 ini merupakan tahun paling pelangi dalam kehidupanku.
Seakan semua mimpi, kenangan, tawa, airmata, dan luka bercampur jadi satu didalamnya.
Tahun 2013 begitu padat dengan cerita.

Salah satunya di penghujung tahun, perubahan status from single to a married woman.
And all of the sudden, dengan pergantian status ini, seakan aku bisa memandang dari sisi pandang mamiku.

Why she did this, why she done that?
Well Mom.....indeed you are a superwoman.
Sujud sembah deh..........

071115.....
Tulisan ini sempat tertunda lama. Saya memutuskan untuk tidak meneruskannya..karena mood-nya sudah beda, tapi tetap ingin mem-publish-nya apa adanya. Sehingga bila saya membacanya kembali....saya bisa teringat lagi perasaan ketika sedang menulisnya....

Throwback itu seni.....seni untuk banyak hal.
Yang pasti seni yang menurut saya lebih setuju digunakan untuk ingat mensyukuri bila masa lalu itu pernah menjalani sesuatu yang indah bila ternyata di masa sekarang itu buram dan suram. Setidaknya pernah mengecap keindahan dan kebahagiaan.

Bila masa lalu itu pahit dan susah, maka sebagai motivasi di masa kini agar hal itu tidak berulang lagi di masa mendatang.

Sehingga dalam segala situasi, baik itu suram ataupun kemilau di masa kini, ketika kita throwback, kita tetap mampu bersyukur kepada Yang Empunya waktu.

Apakah saya sudah melakukannya dengan sempurna? Belum lah....saya masih belajar kok.
Care to join the learning process friends???
  


Jumat, 24 April 2015

The Avengers - Age of Ultron

Apa yang kupikirkan saat selesai menonton The Avengers - Age of Ultron?

Sebenarnya sih agak kecewa. Dengan ekspektasi yang demikian besar setelah The Avengers pertama, saya hanya bisa mengatakan....well...pretty good but not impressive.

Mungkin banyak yang tidak setuju dengan pendapat saya...but it's ok. Namanya film kan kembali ke selera masing-masing kadar suka atau tidaknya.

Fyi saja.....selesai menonton Avengers pertama....saya keluar gedung bioskop dengan sangat bahagia. Bagaimana tidak....keseruan pertarungan dan unjuk kehebatan para jagoan dibalut dengan cukup ringan melalui humor-humor swag tokoh-tokohnya. Menonton jadi terasa sangat menyenangkan. Seru yang bahagia!

Tapi pas nonton Age of Ultron...suasananya berubah drastis sekali. Jadi terlalu dark untuk Avengers yang sudah tertanam di benak saya sebelumnya.

Memang masih ada humor-humor khas para jagoan seperti saat mereka berlomba mengangkat palu Thor. Tapi itu jadi berasa bukan satu kesatuan yang utuh karena jadi "tempelan saja" untuk mengidentifikasi "attitude" Avengers seri pertama.

Mungkin ini memang sengaja dibuat untuk mengeksplore pribadi para jagoan.
But anyway.....karena saya penggemar Hawkeye - Jeremy Renner to be exact - saya merasa sedikit "menang" karena dia ternyata family man....hihihi....dan siapa sangka si Avenger yang paling biasa justru yang menyediakan perlindungan disaat keterpurukan mereka.

Well...that's just my opinion...feel free to agree or disagree. Tapi buat saya...the first one is better :)

Thanks to Loki also of course ;)

Selasa, 14 April 2015

Diana Rikasari

Diana Rikasari is my favourite blogger and enterpreneur. Why???

Because she's so colorful.
Because she already donate to unfortunate children that needs education loooooong before UP is as big as these days.
Because she's anything but ordinary.
Because she dare to be different.
Because she keeps the spirit of a child through her cheerness but has a grown ups way of thinking in developing business.

And what's more important when it comes to business.....no matter how's the product selling diagram....she will never broke.
Because the MAIN BRAND is HERSELF.......

Natal Panasonic 2025