Contains my writings, drawings, photography. All things that capture my feelings at the time equally.
Senin, 15 Juni 2020
Minggu, 09 Februari 2020
HUT PT GPIB ke-37 --- GPIB Bojong Gede
Video Credit : Sdr. Ricky Koeslulat
![]() |
| HAPPY BIRTHDAY PT GPIB |
![]() |
| Dedekoran HUT PT GPIB ke-37 |
![]() |
| Photobooth |
![]() |
| Me & Ma'Hubby |
![]() |
| Kiri atas-kanan bawah : K'Calvin-K'Mikho-K'Lete-K'Ricky |
![]() |
| THE BIRTHDAY CAKE |
![]() |
| The Cake |
![]() |
| Our Vocal Coach - Bu Huta |
![]() |
| Abang Lionald on duty - Baca Alkitab |
![]() |
| Kantoria |
![]() |
| The girls ki-ka : Helen-Shella-Abel-Echa |
![]() |
| Ki-ka : Excel-Shella-Abel-Helen-Echa-Eben |
![]() |
| with Pak Pdt.Soeharto - KMJ GPIB Bojong Gede |
![]() |
| Teruna & Kakak Layan GPIB Bojong Gede |
![]() |
| Rame-rame feat Bu Pur |


![]() |
| Ki-ka : K'Christin-K'Vira-K'Oliv-K'Felis-K'Gracety |
Jumat, 07 Juni 2019
Say Goodbye to Shaving and Waxing and #BeAConfidentYou
Apakah kamu team kaki mulus tanpa bulu atau team "natural just the way it is"?
Aku sebenarnya bukan team anti bulu sama sekali. Menurutku wajar saja bulu itu tumbuh di bagian-bagian tertentu tubuh wanita, karena sudah alaminya demikian ketika kita mulai beranjak dewasa dengan segala faktor hormonal yang ada.
Semula bulu di kakiku juga bukan merupakan masalah besar. Karena menurutku kelebatannya masih dalam batas normal. Tapi kemudian, sebuat statement dari salah seorang teman kuliahku, mulai mengusik rasa percaya diriku. Bermula ketika kami sedang duduk nongkrong bersama dan dia melihat bulu kakiku yang tanpa kusadari (karena tidak pernah menaruh perhatian khusus ke area tersebut) jadi lebih lebat sehingga terucap kalimat dari bibirnya yang berkata, "wah bulu kaki loe kayak cowok ya, besar-besar." Hmm.....jujur saja ucapan ini membuatku yang semula tidak begitu memberi perhatian lebih pada bulu kakiku, jadi berubah 180 derajat.
Dulu tak pernah sedikitpun terpikir untuk mencukur bulu kaki, karena Papi dan Mami pernah berujar di sela-sela kegiatan mereka bahwa mencukur bulu kaki malah bisa berakibat bulu yang tumbuh semakin lebat dan besar-besar. Tetapi setiap kali teringat ucapan temanku itu, aku jadi tidak menghiraukan perkataan orang tuaku. Yang ada di pikiran hanyalah ingin cepat-cepat menyingkirkan bulu-bulu ini dari kaki. Alhasil, aku mulai mencukur bulu kaki dan merambat pada bulu ketiakku juga (karena sudah mulai merasa kurang pede apabila memakai baju sleeveless).
Kendala Shaving dan Waxing
Karena aku tergolong cewek yang cuek, mencukur bulu kaki tidak kulakukan secara rutin. Adakalanya ketika aku belum sempat mencukur tapi harus memakai rok pendek yang memperlihatkan bagian kakiku, aku baru tersadar bahwa bulu yang tumbuh memang jadi lebih lebat dan besar-besar. Agak mengganggu penampilan memang. Dan tentunya mengurangi kepercayaan diri. Masalah juga timbul di ketiakku, karena area yang dicukur warnanya menghitam. Ketika sudah bekerja dan menghasilkan pendapatan sendiri, aku berusaha merubah cara menghilangkan bulu-bulu di kaki dengan cara waxing. Tapi begitu waxing pertama kali dan sakitnya bukan main......aku menjadi kapok dan beralih ke cara lama lagi dengan mencukur. Duuuh.....dilemanya untuk bisa tampil bersih bebas bulu.
Sampai akhirnya produk Veet muncul pertama kali, aku merasa mendapat solusi dari permasalahanku. Waktu itu sudah cukup lama, samar-samar ingatanku, aku mendapatkan produk Veet secara free dari sebuah majalah sebagai sample (ketika Veet baru mulai launching). Senangnya karena cara yang ditawarkan Veet untuk menghilangkan bulu, jauh dari kata PAINFUL.
Caranya sangat sederhana :
Caranya sangat sederhana :
- Aplikasikan Veet pada punggung spatula. Oleskan secara tebal dan merata hingga menutupi seluruh bulu,
- Tunggu/ diamkan hingga 3 menit. (Jangan lebih dari 6 menit),
- Bersihkan sisa krim dan bulu dengan spatula,
- Bilas dengan air hingga bersih dan keringkan.
- Voila!!!!.......permukaan kulit halus bebas bulu!
Sampai akhirnya setelah sekian lama berselang, aku terdorong ingin membeli produk Veet karena tertarik dengan bonus jurnalnya yang sangat manis. Karena merasa sayang apabila produknya tidak digunakan, akhirnya aku memberanikan diri mencoba lagi menggunakannya pada ketiak dan kakiku. Aku memilih varian untuk kulit kering. Betapa terkejutnya aku, karena sekarang wanginya sudah tidak terlalu menyolok. Cenderung soft. Dan kulitku juga tidak mengalami rasa panas lagi selesai aplikasi. Yang membuatku sangat senang juga adalah selesai penggunaan kulitku terasa lembab dan tidak kering. Berbeda apabila aku selesai mencukur dengan cukuran biasa. Aku jadi jatuh cinta dengan perubahan Veet dan juga transformasi kulitku setelah penggunaannya. Bebas bulu dan bebas sakit ternyata bisa sejalan seiring dengan memakai Veet.
Semula aku mau bagi-bagi ke saudara-saudara karena paketnya isi 3. Tapi karena sudah cocok dan sepertinya akan sering kupakai sendiri, jadi sayang kalau dibagi...hihihi...
![]() |
| Promo Veet dengan Bonus Confidence Journal |
Aku lebih memilih untuk promosi keunggulan Veet saja ke rekan-rekan dan saudara-saudara wanitaku supaya mereka juga dapat solusi untuk kendala bulu. Beli sendiri dong...hehehe...apalagi sekarang ini masih ada promo potongan harga plus bonus jurnal kece (tautan untuk membeli produk bisa dicek di sini : Beli Produk Veet Bonus Confidence Journal).
Terima kasih Veet untuk mengerti kebutuhan wanita and making #BeAConfidentYou not just a hashtag but a real experience to live in.
Kamis, 16 Agustus 2018
Dear Papi
Dear Papi.....
Tidak pernah menyangka kehilanganmu adalah sesuatu yang lebih sulit daripada yang kubayangkan......
Ya..kata orang aku kuat dan mandiri....
Tapi air mata ini belum ingin berhenti....
Aku bersyukur untuk yang Tuhan buat bagimu....
Karena aku tahu perjalananmu tak mudah dan berliku....
Tapi jujur anakmu rindu......
Aku tidak berniat membebani pergimu....
Papi....
Jangan tengok lagi ke belakang....
Bertemulah dengan Tuhan Yesus dan bahagialah...
karena tak ada lagi sedih susah sakit untukmu....
Aku hanya rindu....
Hanya itu.....
Kelak kita akan bertemu lagi ya Papi....
Tunggulah kami.....
Tidak pernah menyangka kehilanganmu adalah sesuatu yang lebih sulit daripada yang kubayangkan......
Ya..kata orang aku kuat dan mandiri....
Tapi air mata ini belum ingin berhenti....
Aku bersyukur untuk yang Tuhan buat bagimu....
Karena aku tahu perjalananmu tak mudah dan berliku....
Tapi jujur anakmu rindu......
Aku tidak berniat membebani pergimu....
Papi....
Jangan tengok lagi ke belakang....
Bertemulah dengan Tuhan Yesus dan bahagialah...
karena tak ada lagi sedih susah sakit untukmu....
Aku hanya rindu....
Hanya itu.....
Kelak kita akan bertemu lagi ya Papi....
Tunggulah kami.....
Sabtu, 18 November 2017
Review Justice League
So this is it.....film yang lagi happening dalam minggu ini.....Justice League. Dirilis gak jauh dari jarak kompetitornya Thor : Ragnarok. Bahkan kemarin aja, Thor : Ragnarok (TR) masih bertengger di salah satu studio bioskop tempat saya menonton Justice League (JL).
Kalau ditanya bagaimana pendapat saya soal JL......bagaimana kalau kita kulik dulu alasan saya nonton film ini...hehehe (which is gak gitu penting juga sih untuk orang tau....but because this is my blog....jadi saya berhak-berhak aja untuk ngasih tau....maksa.com...hahaha).
Jadi alasan saya buat nonton film ini bukan karena ini lagi hits...but semata-mata cuman supaya bisa liat Jason Momoa di layar lebar dalam durasi yang cukup lama.....wkwkwk.....
I'm actually a fan of him since the Baywatch days....can you believe it??wkwkwkwk....back in the days waktu stasiun tv masih boleh nayangin serial kayak Baywatch...waktu tv belum kena sensor kemana-mana.....ngebayangin kalo sekarang Baywatch ditayangin di tv..mungkin yang ada layar isinya burem semua....wkwkwk....
Happy juga karena akhirnya nama Jason Momoa udah mulai gaung di Hollywood setelah sekian lama (diluar Game of Thrones tentunya).
Ok...back to JL......singkat cerita :
Soal Batman & Superman saya sih emang nggak berharap banyak.....mengingat Man of Steel & Batman vs Superman yang juga saya tonton di layar lebar not included on my all-time favorite superheroes movie list. Buat saya keduanya just in a "meeeh...." level. Jadi tontonan yang "keberatan" tapi nggak "cutted deep in your mind". Jauuuuuh kalau mau diukur pakai ukuran trilogi Batman-nya Nolan yang I'll give my time to re-watch it kalau diputar ulang di tv. Kalau 2 judul sebelumnya......sorry to say but nopey dopey guys....
Jadi 2 karakter di atas...definitely not my favorite. End of story.....wkwkwkwk...apalagi kalau inget bagian "Martha" (yang udah nonton pasti tau banget ini artinya apa)....bakalan tambah il to the fil banget.
Sayangnya 2 film barusan yang udah bikin saya ilfil pulak untuk nonton Wonder Woman (di bioskop) huhuhu...yang kini menjadi penyesalan karena banyak yang bilang ternyata bagus. Ok...berarti harus cari filmnya untuk ditonton & compare to the other movies sesama DC universe (selftalk...hehehe).
Kalau Wonder Woman (WW) sih ngeliat aktingnya di JL seru-seru aja. Pas (sama kayak cantiknya...hehehe). Gal Gadot bagus mainnya. Gak overacting. Cuman yang jadi kepikiran aja di adegan pertama waktu WW berhasil nahan semua laju peluru segitu cepatnya...jadi rancu sama kekuatannya The Flash....jadi kayak sama aja, Terus kenapa jadi perlu ada The Flash.....wong udah punya WW yang juga bisa bergerak secepat peluru kok.....(Wonderiiiiing.....)
Yang pengen banget saya sorot ya The Flash pastinya. Why??? Karena saya penggemar serial TV versi terbarunya. Mungkin karena terlalu nyantol sama sosok Barry Allen di serialnya, saya jadi susah nerima si Ezra Miller. Grant Gustin play it too good hehehe.....Ezra sebenernya tergolong "kasian" soalnya harus compete againts 2 things :
- Serial The Flash (yang udah ngebentuk mindset para penggemarnya soal sosok si Barry Allen)
- Quicksilver di X-Men (yang udah berhasil mengokohkan "standard" adegan super cepat yang sensasional sekaligus lucu dan nyantol banget di ingatan)
2 faktor ini jadi seperti bikin semua yang Ezra lakuin sebagai The Flash tuh "biasa aja", walau beberapa review ada yang juga mengatakan suka sama karakternya yang komikal disini. But still I prefer Grant Gustin version of Barry Allen...hehehehe.
Then again....about Aquaman (pardon kalau ada unsur subjektifnya yak...hehehe)....saya suka banget sama karakter bad-ass yang dibawain sama Jason. AWESOME......hahaha.....jadi sebagai fansnya gak merasa dia malu-maluin.....
Walau sayangnya adegan underwater berasa CGI banget (bakalan susah juga kalau realistic..wkwkwk...) tapi ya udahlah...underwater gitu......
Adegan paling kocak adalah waktu dia playing honest tentang WW and ternyata itu terjadi karena lagi ngedudukin lasso kejujurannya WW. Memorable deh...walau saya merasa ada missing point yang entah disensor atau apa pas nonton di bioskop....karena kemudian disertai Aquaman ngancem The Flash untuk nggak bilang siapa-siapa.....
Yang zonk juga soal film ini adalah endingnya yang "cuman gitu aja" alias bad guy-nya matinya gak "spektakular" karena dimakan sama anak buahnya sendiri. Yang saya masih wondering (again) itu...darimana Steppenwolf bisa dapet anak buah yang well-armed sementara dia kayaknya ancient banget. Am I missing something?
Jadi ya begitulah.......point plus film ini cuman di Aquaman...seperti alasan awal saya menonton & begitupun result di akhir tontonan.
Recommended gak? buat hiburan boleh aja asal jangan dateng dengan bawa ekspektasi yang berlebihan. Still....nomor wahid film superhero favorit saya belum pindah dari The Avengers 1 terus jalan ke Guardian of The Galaxy 1 & 2. Belum ada yang bisa geser rangking tersebut, including JL ini. So...Marvel masih menang banyak ketimbang DC in my opinion.
Sorry for all the spoilers ya guys (buat yang belum nonton).
Enjoy the movie :)
Selasa, 14 November 2017
Hunting Foto Mahabrata Cast
Jadi ceritanya para pemain Mahabrata mau menggelar show lagi di Indonesia setelah 3 tahun yang lalu sukses membawa "demam sinetron India" ke kancah pertelevisian Indonesia. Thanks to ANTV yang berani memboyong para pemainnya ke Indonesia....demam itu awet bertahan lama dengan ikut didatangkannya pemain-pemain sinetron India lainnya ke Tanah Air. Walau cukup menyungging senyum karena sebenarnya Mahabrata sedang tayang ulang di channel TV lain, tapi tetap saja yang berhasil menggaet para pemainnya untuk datang dan menggelar show lagi tetaplah ANTV. Anyway stasiun mana aja yang memboyong gak masalah...yang penting fans happy......wkwkwk....
Sebenarnya saya sudah tidak terlalu "menggila" seperti 3 tahun lalu dalam mengidolakan para pemainnya. Sepertinya euforianya sudah lewat. But then again....selalu ada excitement tersendiri kalo berhasil dapet huntingan foto ya kan????? Xixixi...........
So......14 Nov'17 kemarin diajakin teman kenalan sesama penggemar serial India ke ANTV buat hunting foto-foto pemain Mahabrata. But ya susah nian yah.....yang "ketangkep" cuman sama Vin Rana, walau sebenarnya ngfansnya sama Aham Sharma - sang pemeran Raja Angga Karna, tapi daripada sudah nunggu lumayan lama gada hasilnya...lumayanlah dapat foto bareng 1 cast ya kan......wkwkwkwk........check the photo below :
![]() |
| Bareng temen-temen pecinta serial India lainnya :) |
![]() |
| Bareng Vin Rana si pemeran Nakula |
Langganan:
Komentar (Atom)
-
Dear journal………. Sometimes, I really don’t know the essence of making a relationship. Everything just seems to be more complicated than I th...
-
John Wick played by the breath-taking Keanu Reeves Dustin from Stranger Things played by Gaten Matarazzo Chibi Goblin, The Gre...
-
"Not everything looks like what meet the eyes" "Not every prayers being answered the way it requested" My life is pretty...



































