Senin, 22 November 2010

MAAF

Oleh : Deasy

Kalau Buruan Cium Gue itu satu ciuman sejuta resenya, yang satu ini lain lagi ceritanya. Satu permintaan maaf aja sejuta resenya. Bayangin aja, udah seminggu ini Karin udah nggak ngomong sama si Rika, sahabat karibnya. Gara-garanya sih, si Rika lagi deket sama Mira, anak baru di kelas 2 B SMU 23, kelas yang sama dengan Karin dan Rika itu. Kedekatan itu membuat Karin sebel karena dirinya merasa dicuekin sama Rika.

“Udah lagi Rin, lo ngomong aja deh duluan. Sampe kapan lo mau diem-dieman terus sama Rika?” bujuk Vira. “Ih tengsin dong Vir kalo gue gw duluan yang ngomong! Lagian, yang salah khan si Rika. Masak, mentang-mentang ada temen baru, eh temen lama seenaknya aja dilupain. Sahabat macam apa tuh?” sungut Karin. “Udah deh, akuin aja kalo sebenernya lo itu cemburu khan, si Rika punya temen baru.” Timpal Noral. “Cemburu? Sama si mira yang sok cantik dan sok tajir itu? Nggak bakal deh!”

“Hai Karin!” tegur Mira ketika mereka bertemu di kantin sekolah saat jam istirahat. “Eh, Mira.” Jawab Karin kecut. Apalagi kedatangan Mira ke kantin bakmie bu Rahmat itu juga disertai Rika, tambah kecut deh mukanya si Karin. “Halo Rin.” sapa Rika pula. “Hm.” Karin membalasnya dengan ogah-ogahan. “Karin, datang ya ke ultahku hari Sabtu nanti.” Undang mira. ‘Iih, nih anak dijutekin nggak nyadar amat sih. Malah sok baik lagi.’ batin Karin. ‘Huh, pasti mau pamer lagi deh dengan acara ultah yang meriah. Dasar tipe anak orkay yang manja.’ Umpat Karin dalam hati. “Iya Rin, sekalian kamu sama aku jadi panitia acaranya.” Ajak Rika. “Aduh, gak tau deh. Kayaknya Sabtu ini aku ada acara.” Karin berusaha menghindar. “Wah, saying banget dong Rin. Kalo kamu ikut khan lumayan tuh buat pahala. Mira khan mau ngadain ultahnya di panti asuhan Kasih Ibu. Jarang-jarang lho bisa berbuat amal ke anak-anak yang kurang beruntung.” Bujuk Rika. Sesaat Karin tertegun. Ia nggak tahu harus berkata apa. Semua prasangka buruknya tentang Mira ternyata salah besar. Dalam hatinya Karin merasa ciut dan amat menyesal. ‘kok bisa-bisanya gue punya pikiran seburuk itu ya?’ “Jadi gimana?” Tanya Mira. “Hmm, gue pertimbangin lagi deh. Nanti gue atur ulang acara gue hari Sabtu.”

“Nah, gitu dong!” Mira dan Rika tersenyum ceria. Kriing…kriing!! Bel masuk berbunyi. “Eh, Rika, Karin, gw duluan ya! Mau ke toilet dulu nih.”

“OK deh.”

“Rika, gw mau ngomong sebentar dong sama lo.”

“Kenapa Rin? Soal aksi bisu lo semingguan ini? Udahlah nggak usah dibahas. Toh kita udah saling bicara lagi sekarang.” Jawab Rika tulus. “Iih, gw mau ngomong dulu nih. Serius! Gw mau minta maaf. Gw akuin deh, gw emang salah. Nyangka yang nggak-nggak sama Mira dan ikut-ikutan sebel sama lo gara-gara kelewat deket sama dia. Abis, gw merasa tersisih sih.” Karin curhat semua perasaannya ke Rika. “Gw bukannya lupa temen lama Rin. Tapi khan kalau gw temenan sama lo, bukan berarti gw nggak boleh temenan sama orang lain. Kuper dong gw nanti. Lagian, tiap gw jalan sama Mira, gw juga ngajak lo Rin. Lo-nya aja yang nggak mau.”

“Iya deh, gw akuin gw salah. Gw kelewat posesif jadi temen. Tapi, gw bersedia kok memperbaiki kesalahan gw. Gw mau, I mean 100 % mau jadi panitia acara ultahnya Mira.”

“Gitu dong Rin. Ini baru sobat gw. Lagian coba deh lo pikir, sobatan bertiga khan bisa tambah rame ketimbang berduaan aja.”

“Apa kata lo aja deh, nenek Rika.”

“Ha…ha…ha…!” kedua sahabat itu tergelak bersama sambil meninggalkan warung bakmie bu Rahmat.

-TAMAT-

http://maniiiezz.blog.friendster.com/2006/05/maaf/

"The Words"

just wanna say.........

smile please..........

ur smile makes my day shinny...............

Berhenti!

bila matahari berhenti bersinar....

bila cahaya bulan meredup..........

bila awan tak lagi menaungi langit...

bila bintang tak lagi berbinar........

bila nafasku sudah lagi tiada.........

maka saat itulah............

aku rela................

........untuk berhenti mencintaimu........

http://maniiiezz.blog.friendster.com/2006/09/berhenti/

Hapus Aku

ketika aku berdiri diantara berdua.....

hendaknya aku terhapus saja.

ketika hadirku halangi pandangan keduanya.....

kiranya aku pupus saja.

bila adaku timbulkan keresahan batinnya....

sosokku goyahkan setianya........

maka hapus aku Tuhan dari antara keduanya.

biarkan kumenghilang dari pandangan dua insan,

dan hendaknya waktu berputar kembali........

ketika aku tak pernah ada diantara mereka.


inspired by Nidji:Hapus aku

http://maniiiezz.blog.friendster.com/2006/09/hapus-aku/
is it wrong to like some one..............?
some one that comes not in the right time.....?
or remember some one...that u should forget long time ago..?
why memories hold me too tight and wont let me go ...?
Or maybe I'm the one who won't let it go?
when he left me.......
he carry on half of my heart.
he's the greatest gift i ever accepted from my Lord on my birthday.
and for now until my dying day..............
I'll carry him on inside my mind inside my heart...............
my birthday will never be complete as b4.......
until we meet again someday......
on one sweet day.......................

Kiss-kiss-kiss....smooch :)

- Kiss on the Upperchest: I'm ready.
- Kiss on the Forehead: We're cute together .
- Kiss on the Cheek: We're friends.
- Kiss on the Hand: I adore you.
- Kiss on the Neck/Ears: I want you,now.
- Kiss on the Shoulder: Your perfect.
- Kiss on the Lips: I like you a lot.
_______________________________________

WHAT EACH GESTURE MEANS:
- Holding Hands: We definitely like each other.
- Touching on the Butt: Your fun.
- Holding you tight pressed againts each other: I want you.
- Looking into each other's Eyes: I like you,I love you for who you are.
- Playing with Hair: Let's fool around.Arms around the Waist: I like you too much to let go.
- Laughing while Kissing: I am completely comfortable with you

http://maniiiezz.blog.friendster.com/2008/07/what-each-kiss-means/

Natal Panasonic 2025