Senin, 26 Januari 2026

Rhema 3 Desember 2025

Filipi 2:4, 14 (TB)  

dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, 

Ayat 4 : diingetin utk gak egois. Jangan mau enaknya sendiri. Harus peduli juga sama orang lain karena Tuhan Yesus udah kasih contoh duluan dlm hal ini. Ia, Raja diatas segala raja bersedia turun ke dunia dlm kesederhanaan utk menderita demi menebus dosa manusia. Karena Ia peduli akan keselamatan kita.

Ayat 14 : dalam melakukan tugas panggilan kita dimanapun itu. Sebagai istri, sebagai pekerja, sebagai pelayan Tuhan, saya diingatkan utk melakukan apa yg sudah jadi bagian saya/ harus saya lakukan dg setia & gak bersungut-sungut. Walau kadang suami, atau orang di tempat kerja, atau rekan pelayanan gak lakuin hal yg sesuai sama ekspektasi saya, bukan berarti saya jadi merasa udah paling bener, udah paling cape, udah paling lakuin semua2 tapi semuanya dilakuin sambil mulutnya juga gak berhenti ngoceh/ ngedumel. Kalo kayak gitu jadinya apa yg saya kerjakan gak jadi berkat karena gak saya lakuin dg ketulusan tapi keterpaksaan.


Mazmur 33:4, 15 (TB)  

Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. 

Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka. 

Ayat 4 : Tuhan jadi contoh soal melakukan pekerjaan dg kesetiaan. Seperti rhema Filipi 2, biarlah ini yg memotivasi saya utk melakukan kerja & tugas saya dg setia & tidak dg bersungut2. Taat.

Ayat 15 : Karena Tuhan tahu isi hati setiap kita. Apakah yg kita lakukan sudah utk menyenangkan hatiNya atau cuma utk cari pamor? Kadang kita maunya bagus didepan manusia saja, bahkan sampai lakuin hal2 yg gak sesuai firman Tuhan. Tapi Tuhan melihat hati & pekerjaan kita. Apakah semua itu murni dilakukan dg kesungguhan & ketaatan atau hanya utk pencitraan semata.

Rhema 2 Desember 2025

Mazmur 32:3, 5 (BIMK)  

Selama aku tidak mengakui dosaku, aku merana karena mengaduh sepanjang hari. 

Lalu aku mengakui dosaku kepada-Mu, kesalahanku tak ada yang kusembunyikan. Aku memutuskan untuk mengakuinya kepada-Mu, dan Engkau mengampuni semua dosaku. 

Didalam pengakuan & keterbukaan (akan dosa), ada pemulihan & kesembuhan. Tentunya pengakuan & keterbukaan ini harus pada orang yg tepat (selain tentunya yg terutama kepada Tuhan). Supaya kita dibimbing utk masuk dalam pertobatan & pemulihan. Karena menutupi dosa hanya akan menghasilkan dosa2 lainnya krn contoh saja: berbohong ditutupin dg kebohongan lainnya & demikian seterusnya. Tuhan mau kita bebas & tidak terikat dlm dosa. Karenanya udah paling bener jujur sama Tuhan & minta ampun sehingga proses pemulihan akan lebih cepat.


Filipi 1:6 (TB)  

Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Tuhan yg memulai (pekerjaan baik dlm pemberitaan injil), Tuhan juga yg akan mengakhirinya dg baik. Jadi kita ini adalah pekerjanya Tuhan. Kalo kita undur atau menyerah, bukan berarti lalu rencana Tuhan jadi gagal, karena sesungguhnya Tuhan bisa pakai apa saja & siapa saja utk menggenapi rencanaNya. Sekarang adalah keputusan kita utk mau menyelesaikannya didalam Tuhan atau menyerah di tengah jalan?

Rhema 1 Desember 2025

3 Yohanes 1 : 9-10

Aku telah menulis sedikit kepada jemaat, tetapi Diotrefes yang ingin menjadi orang terkemuka di antara mereka, tidak mau mengakui kami.

Karena itu, apabila aku datang, aku akan meminta perhatian atas segala perbuatan yang telah dilakukannya, sebab ia meleter melontarkan kata-kata yang kasar terhadap kami; dan belum merasa puas dengan itu, ia sendiri bukan saja tidak mau menerima saudara-saudara yang datang, tetapi juga mencegah orang-orang, yang mau menerima mereka dan mengucilkan orang-orang itu dari jemaat.

Ternyata udah dari dulu didalam sebuah persekutuan umat Tuhan ada aja orang yg dipakai iblis utk menimbulkan hal2 yg tidak membawa damai sejahtera bagi jemaat. Tapi itu bukan alasan buat kita menjadi kepahitan, kecewa sama Tuhan, atau berhenti percaya akan dampak baik dari bersekutu didalam Tuhan/ bergereja. Biarlah Tuhan senantiasa kasih saya hikmat utk tidak menjadikan kendala2 seperti ini utk berhenti melayani Tuhan melalui melayani sesama & juga tetap percaya akan pentingnya komunitas rohani utk pertumbuhan iman (bukannya malah anti bergereja & mengisolasi diri). Karena kalo mengisolasi diri akan lebih rentan terhadap serangan si jahat.


Mazmur 31 : 22

(31-23) Aku menyangka dalam kebingunganku:

"Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu."

Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku,

ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.

Waktu Tuhan itu beda sama waktu kita. Ketika kita merasa kok lama banget doa saya gak dijawab-jawab? Tuhan itu punya rencana yg gak bisa kita pahami sama keterbatasan pikiran kita. Nanti pas endingnya toh kita akan tahu, oh ini loh maksud Tuhan ke kita. Yang pasti selalu maksud yg baik & membawa berkat buat kita. Gak selalu dalam bentuk “iya”. Acapkali juga dalam bentuk “tidak”. Tapi ternyata membawa perubahan karakter & iman kita bertumbuh didalam Dia.

Kamis, 20 November 2025

Rhema 201125

Mazmur 20 : 7-8

(20-8) 

Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda,

tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.

                (20-9) 

                Mereka rebah dan jatuh,

                tetapi kita bangun berdiri dan tetap tegak.


Bedanya anak Tuhan & anak dunia :

  1. Anak dunia mengandalkan kekuatannya sendiri & apa yg dimilikinya (sumber daya, kekuasaan, harta, koneksi, dll) vs Anak Tuhan mengandalkan Tuhan saja, karena hanya dari Dialah sumber pertolongan yg sejati datang & membela kita.
  2. Anak dunia dg segala sumber dayanya bisa habis & kalah. Tuhan bisa ambil kapan saja sumber daya yg ada vs Anak Tuhan mungkin terlihat kalah di awal, tapi kemenangan sudah pasti jadi end of story setiap orang yg berharap kepada Tuhan alias happy ending.

Kalau sudah tahu begini saya gak boleh bodoh dg memilih dunia. Karena kemenangan dunia hanya kemenangan yg fana & sementara. Bersama Tuhan ada kemenaangan yg sejati & kekal.


Lukas 20 : 1-8

Pertanyaan yg diajukan ahli-ahli Taurat seakan menjadi sebuah pertanyaan ejekan yg meragukan kuasa Tuhan Yesus. Tapi Tuhan Yesus gak terpancing. Ia memilih utk tidak menjawabnya.

Disini saya belajar bahwa gak semua hal harus kita debatin. Apalagi yg berujung pada debat kusir. Habis waktu, habis tenaga, habis pula damai sejahtera karena pasti bawaannya jadi emosi/ uring-uringan. Lebih baik skip aja & lakuin hal yg lebih bermanfaat. 

Jadi sebuah keadaan ketidaksetujuan gak selamanya harus dibahas panjang lebar yg menghabiskan waktu. Harus berhikmat utk tahu juga lawan bicara kita apakah bisa diajak berdiskusi dg sehat. Kalo nggak mending gak usah cape2 luangin waktu & tenaga utk memperpanjang. Kadang “kalah (menghindar)” utk alasan yg lebih rasional lebih baik.

Hubby's Appreciation

  Hari ini suamiku pasang ini di status WA-nya. Ia termasuk jarang mengekspresikan rasa sayangnya dengan kata-kata, tapi emang dari jaman pa...