Selasa, 04 Februari 2025

Rhema tgl 300125

Keluaran 30:15 (TB)  

Orang kaya janganlah mempersembahkan lebih dan orang miskin janganlah mempersembahkan kurang dari setengah syikal itu pada waktu dipersembahkan persembahan khusus itu kepada TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian. 

Persembahan ini dibuat sbg tanda, bahwa bukan krn jumlahnya, tapi sebagai pengingat bahwa pendamaian adalah anugerah dari Allah. Ini juga menunjukkan bahwa bukan krn usaha manusia (karena kaya lalu mempersembahkan persembahan yg jumlahnya besar lalu pasti akan dpt pendamaian yg lebih istimewa krn usahanya sebagai manusia) tapi semata-mata karena anugerah Allah. Dan Allah juga tidak memandang manusia berbeda krn jumlah harta & persembahannya. Semua sama di mataNya. Berharga utk diselamatkan.

Maka itu jalan keselamatan kita tidak diperoleh juga dr usaha kita sendiri, tapi dari anugerah Allah melalui karya penyelamatan Tuhan Yesus di kayu salib. Ketika kita percaya & mengimaninya lewat cara hidup kita yg selaras dg teladan Kristus, maka kita beroleh perkenananNya. Perbuatan baik kita sebanyak apapun kalo tidak disertai dg pengakuan kita akan Tuhan Yesus sebagai jalan keselamatan, maka tidak akan berarti.

Amsal 30:8-9 (TB)  

Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. 

Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku. 

Ayat ini jadi pegangan banget waktu rumah tangga kami mengalami kesulitan finansial. Ketika terasa sulit utk berdoa, mengucapkan ayat ini menjadi kekuatan tersendiri bagi jiwa yg sedang letih, sedang bergumul & kuatir. Supaya saya bisa tetap berjalan dalam kehendakNya & gak cari jalan2 pintas yg g sesuai dg kehendak Tuhan. Terbukti Tuhan dahsyat & kami memperoleh pemulihan perlahan-lahan juga dibaharui dalam iman soal cara pandang dalam banyak hal. Jadi tiap baca ulang ayat ini selalu teringat bagaimana penyertaan Tuhan di saat-saat gelap kehidupan finansial kami & bagaimana Tuhan membawa kami keluar dari kegelapan itu. Praise the Lord!

Rhema tgl 290125

Keluaran 29:37 (TB)  

Tujuh hari lamanya haruslah engkau mengadakan pendamaian bagi mezbah itu; haruslah engkau menguduskannya, maka mezbah itu akan menjadi maha kudus; setiap orang yang kena kepada mezbah itu akan menjadi kudus."

Jaman perjanjian lama sebagaimana dikatakan di ayat di atas, setiap orang yg kena kepada mezbah yg sudah dikuduskan akan ikut menjadi kudus. Terkena dampak kekudusannya.

Ketika hidup kita melekat kepada Allah, kita senantiasa rindu mencari kebenaranNya melalui firman Tuhan, maka hidup kita akan dikuduskan olehNya. Pola pikir kita akan diubahNya seturut dg firmanNya, tindakan kita akan dijagaiNya sehingga kita gak bertindak sembarangan tapi selalu memikirkan ulang apakah sudah seturut dg kehendakNya? Jadi segala sesuatunya tertuju kepada Allah. Bukan lagi kepada pemahaman & kemauan kita sendiri yg belum tentu benar, tetapi mengacu kepada kehendak Tuhan melalui tuntunan kebenaran firmanNya.


Amsal 29:19 (TB)  

Dengan kata-kata saja seorang hamba tidak dapat diajari, sebab walaupun ia mengerti, namun ia tidak mengindahkannya. 

Yg namanya memberi nasihat yg baik akan lebih berdampak apabila kita terlebih dulu sudah menghidupinya lewat cara hidup kita. Jadi kita jadi contoh yg nyata ttg bagaimana memberlakukan nasihat kita. Sehingga kata2 nasihat kita bukan omdo semata. NATO (no action talk only) yg malah bikin jadi seperti batu sandungan bagi orang yg kita nasihati. Tapi ketika kita menjalankan apa yg kita nasihatkan, maka itulah yg membuat nasihat itu penuh kuasa utk menggugah yg dinasihati utk juga berubah & menjadi lebih baik krn kita sudah jadi teladan lebih dahulu.

Double Rhema dari Amsal

Amsal 27:20 (TB)  

Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas. 

Hasrat manusia bermula dari pandangan mata. Dan kalau tidak dibatasi dg hikmat, maka keinginan mata gada batasnya & puasnya.

Yg dpt mengendalikan adalah ketika kita berpaut kepada Tuhan sehingga didalam Tuhan kita memperoleh kepuasan yg sejati yg mengisi lubang2 kekosongan di jiwa.


Amsal 28:26 (TB)  

Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat. 

Saat ini dunia sangat mengagungkan pernyataan "follow your heart". Tapi Amsal mengingatkan utk kita tidak selalu menuruti keinginan hati kita yg terkadang dapat menipu & jauh dr kehendak Tuhan. Segala sesuatunya harus kita pertimbangkan menurut kebenaran firman Tuhan. Firman Tuhan adalah sumber hikmat & kebijaksanaan agar jalan kita selamat. 

Rhema tgl 250125

Keluaran 25:40 (TB) 
Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu." 

Baca keluaran pasal 25 ini jujur yg timbul dlm pikiran saya adalah ribet bgt ya. Semua harus precise seperti yg Tuhan mau. Bentukan & ukuran. Saya sempat berpikir apa iya Musa kebayang bentukan persis yg Tuhan mau tuh kayak gimana sih? Takutnya salah interpretasi. Karena gak pernah liat contoh aslinya kan. Ternyata ayat closingan dikatakan bahwa Musa udah ditunjukin sama Tuhan ketika di atas gunung. Tapi Musa terbilang cukup pintar sih krn bisa ingat semua. Kalau saya dg banyaknya pengaturan seperti dijabarkan mungkin blm tentu keinget semua.

Disini bisa terlihat betapa Allah suka sesuatu yg tertib & teratur. Allah juga detail dalam setiap rancanganNya. Kalau Ia detail dg semua ini, Ia juga detail dlm rancangan keselamatanNya utk umat manusia sehingga sudah dinubuatkan jauh2 jaman sebelum terlaksana. Penciptaan dunia & isinya pun sangat detail.

Apalagi hidup kita. Ia sudah rancangkan dalam kebaikanNya. Kadang kita aja yg suka nyeleneh gak mau ikut jalannya Tuhan, jadi krn suka keluar jalur akhirnya ketemu hal2 yg gak seharusnya kita alamin.

Amsal 25:16 (TB) 
Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya. 

Jangan berlebihan dalam segala sesuatu. Bahkan utk sesuatu yg nampaknya enak/ bagus/ baik sekalipun. Secukupnya saja. Sesuatu yg berlebihan jadi tidak baik buat jiwa. 

Contoh :

Ayat di atas. Madu tentu rasanya lezat di lidah. Madu juga baik utk kesehatan. Tapi kalo dikonsumsi dengan berlebihan justru rasa enaknya berganti dengan rasa eneg. Jadi malas memakannya saking sudah kebanyakan & merasa bosan. Akhirnya apa yg tadinya dirasa berharga malah jadi tidak bernilai.

Kunjungan dari sahabat/ kerabat, kalau sesekali dan tidak terlalu lama, terasa sebagai bentuk melepas rindu & saling bernostalgia, tapi kalo terlalu lama bisa jadi terasa mengganggu & membosankan. Bahkan Amsal juga mengingatkan tentang hal ini dalam Amsal 25 : 17

Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.

Jumat, 24 Januari 2025

My Attitude ≠ Your Attitude Towards Me

Amsal 24 : 29
Janganlah berkata: "Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia.

Aku membalas orang menurut perbuatannya."

Jaman saya muda quote di gambar sering dipakai temen2 saya entah di status FB, status BB, atau sosmed lainnya utk gambarin perasaan mereka kalo lagi gak suka sama seseorang.

Tapi jauh sebelum kemajuan teknologi dimana orang bs ekspresiin perasaannya dg lebih bebas, Amsal udah kasih tau gimana seharusnya sikap yg benar sbg anak2 Allah dlm menyikapi sesama yg kadang attitude-nya bikin kita kesel.

Ya.....kalo mau kesel emang kita bakal balas dg sikap yg g enak. Tapi Tuhan gak mau kita buat lakuin hal itu. Kedagingan kita harus dilawan dg keinginan roh dlm penguasaan diri yg dituntun oleh Roh Kudus.

Anak Tuhan emang harus beda sama kelakuan dunia ini. Susah memang, tapi bukan gak mungkin kalo kita mau memberi diri utk Tuhan berperkara didalam diri kita.

Jadi my attitude gak depends on who you are tapi harus depends on my faith to Jesus Christ. 

Karena Tuhan Yesus berpesan:

Matius 5:43-44 (TB)  
Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.





Kamis, 23 Januari 2025

Rhema Kemarin....

 Keluaran 22 : 21

"Janganlah kautindas atau kautekan seorang orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.”

Tinggal di negeri asing/ bukan tempat asal sendiri bisa sangat mengintimidasi. Bisa terasa sangat sepi ketika kita harus menyesuaikan diri ditengah lingkungan yg asing. Mungkin belum punya kenalan. Sama rasanya seperti ketika masa-masa sekolah harus pindah sekolah atau naik kelas. Ketemu lingkungan yg baru. Guru baru, teman-teman baru yg pada awalnya gak saling kenal.

Tapi Tuhan begitu peduli. Ia menetapkan hukum bagi Israel tentang bagaimana memperlakukan orang asing. Untuk tidak ditindas atau ditekan.

Kepedulian Tuhan begitu spesifik. Diluar ayat itu, Ia juga menentukan hukum bagaimana memperlakukan janda, yatim piatu, orang yg terpaksa berhutang karena kemiskinan, bagaimana hukum utk harta benda/ hewan-hewan (yg dikategorikan harta pada masa itu) yg hilang/ dicuri, dan banyak lainnya.

Disini kita bisa melihat sifat Allah yg adil. Ia mencintai hukum & keteraturan. Karena itu Ia juga mau anak—anakNya berlaku taat terhadap hukum agar ada keteraturan.

Jadi bila selama ini kita berpemahaman “aturan dibuat untuk dilanggar”, kita perlu introspeksi diri lagi. Karena Tuhan menciptakan hukum utk kebaikan manusia. Dari situ kita bisa belajar melatih diri utk taat. Bayangkan dunia tanpa aturan, betapa menyeramkannya kalau orang lain bisa seenaknya berkelakuan kepada kita yg tidak sepatutnya & tidak dihukum utk perbuatannya itu. Bisa ada vandalisme dimana-mana. Dunia yg seperti itu bukan dunia yg aman utk ditinggali. Sekarang saja hukum masih ada, masih banyak kesewenang-wenangan terjadi kepada sesama manusia. Apalagi kalau tidak ada hukum.


Amsal 22 : 6 & 15

Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya,

maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Kebodohan melekat pada hati orang muda,

tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.

Karena saya melayani anak-anak remaja, 2 ayat ini merhema sekali buat saya pribadi. Betapa pentingnya mengajarkan iman percaya kepada anak-anak remaja agar sedari muda mereka sudah dapat mengenal kebenaran firman Tuhan, sehingga tidak mudah terjerumus sama banyak tipuan dunia ini yg semakin semarak dg ajaran2 yg beragam yg sekilas terkesan benar tetapi ternyata menyimpang. Karena memang orang muda masih kurang dalam segi pengalaman, maka adalah baik utk dapat membagikan pengajaran yg benar sambil juga sharing soal pengalaman hidup sebagai kesaksian yg nyata buat mereka. Bahwa kasih & penyertaan Tuhan bukan dongeng belaka, tapi juga dialami oleh anak-anak Tuhan sampai dengan saat ini dan juga bisa mereka alami secara pribadi. Maka penting bagi saya juga utk terus upgrade diri dengan rajin baca firman Tuhan, punya kehidupan pribadi yg juga dekat dg Tuhan, sehingga agar ketika mengajar pun Tuhan boleh pakai saya agar kata-kata saya penuh kuasa Roh Kudus utk memberkati mereka dg kebenaran firman Tuhan. yg jadi kerinduan saya adalah benih firman Tuhan yg mereka dapat bisa bertumbuh dalam hati & hidup mereka, agar ketika kesesakan hidup menghimpit mereka kelak ketika dewasa, mereka tahu harus lari kemana (kepada Tuhan Yesus Sahabat Sejati).

Selasa, 21 Januari 2025

I Mixue You


Ini bukan Mixue biasa......
Saya kaget banget waktu dikasih ini sama anaknya bos.
Soalnya pas lagi makan di dapur (hari ini) saya baru aja mikirin....
"enak banget kali ya kalo mesen Mixue. Udah lama juga gak pernah jajan Mixue."
Eh tau-tau selesai makan siang pas balik ke ruangan, ARTnya gak lama langsung kasih saya minuman ini.....

Saya bener-bener tercengang-cengang sama cara Tuhan nunjukin perhatianNya. 
Istilahnya kalo in relationship tuh...small attention does matter 🥰

Masalahnya yg unik itu, kemarin malam di kereta saya abis baca buku Sacred Marriage-nya Gary Thomas di bagian ketika Leslie ingin sekali bisa beli bunga Lily menjelang paskah (dan keinginan ini hanya ia simpan dalam hatinya) ternyata tiba-tiba ada temannya yg membelikan setangkai Lily utk ditaruh di meja Leslie. 
Hal ini sangat menyentuh hati Leslie karena melambangkan betapa Tuhan mengetahui kebutuhannya yg terkecil sekalipun.

Ya....buat saya ini adalah act of service Tuhan yg romantis banget.

Makasih ya Tuhan.
I love You too.....

Natal Panasonic 2025