Contains my writings, drawings, photography. All things that capture my feelings at the time equally.
Sabtu, 01 Maret 2025
Kamis, 20 Februari 2025
Obat Ginjal/ Cuci Darah
DISCLAIMER :
Ini adalah pengalaman pribadi. Saya sama sekali bukan ahli medis, maka utk pertanggungjawaban secara klinis saya tidak kompeten sama sekali. Yang saya ceritakan adalah pengalaman pribadi semata ketika Papi saya sembuh dan dinyatakan dokter gak perlu cuci darah lagi.
- Godok 2 gelas air (ukuran gelas belimbing) dengan 5 rumpun daun sampai jadi 1 gelas air.
- Minum pagi & sore.
- Bisa dalam kondisi tanaman masih segar atau sudah dalam keadaan kering dijemur.
- Minum setiap hari (jangan ada skip).
Kamis, 13 Februari 2025
Rhema 11-02-2025
Matius 11 : 2-3, 6
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
Tiap kali baca perikop ini, jujur saya bertanya-tanya dalam hati, apakah ada ketegangan dalam hubungan Tuhan Yesus & Yohanes Pembaptis?
Mereka adalah sepupu, juga saling bersinggungan dalam pelayanan. Dimana Yohanes membuka jalan bagi kedatangan Tuhan Yesus & juga membaptisNya.
Namun bisa keluar pertanyaan yg seperti mengisyaratkan keraguan pada ayat 3 (atau mungkin kekecewaan karena apa yg ditulis di Matius 4 : 12 Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea. ? )
Apalagi pada ayat 11 kembali dikatakan oleh Tuhan Yesus :
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
Saya tidak tahu bagaimana terms hubungan Tuhan Yesus & Yohanes Pembaptis pada akhirnya. Karena juga tidak dijelaskan respons Yohanes lebih lanjut. Tapi yg saya dapat secara pribadi adalah mau “sebesar” apapun nama seseorang dalam pelayanan, yg terpenting adalah bagaimana hubungan pribadinya dengan Tuhan Yesus. Apakah ia punya intimacy dengan Tuhan sehingga mampu mencerna & melihat apa yg Tuhan mau buat di hidupnya. Karena jalan Tuhan gak selalu seperti jalan tol, kadang berbatu-batu dan kita kadang merasa ditinggalkan, babak belur, padahal Tuhan selalu disamping, mendampingi seperti orang tua yg sedang memberi ruang bagi anaknya utk belajar soal hidup yg emang gak mudah. Supaya kita gak jadi anak-anak gampang. Tapi teruji seperti emas yg dimurnikan sehingga terlihat cinta kita yg tulus sama Tuhan gak tergantung sama enak-menderitanya hidup, senang-sakit, suka-duka. Seperti kasih Tuhan yg tetap sama, Ia juga mau kitapun punya cinta yg sama kepadaNya meski keadaan hidup berubah-ubah. Mengimani & meyakini bahwa Tuhan baik, no matter what.
Nehemia 2 : 19
Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, orang Amon, pelayan itu, dan Gesyem, orang Arab, mendengar itu, mereka mengolok-olokkan dan menghina kami. Kata mereka: "Apa yang kamu lakukan itu? Apa kamu mau berontak terhadap raja?”
Niat baik bahkan yg diberkati oleh Tuhan tidak serta-merta tanpa halangan/ rintangan. Ada aja orang-orang yg gak suka dg apa yg dilakukan Nehemia. Bahkan ketidaksukaan itu diperlihatkan terang-terangan.
Dalam hidup kita pun, kita hidup dg baik saja, tetap akan ada orang yg gak suka entah krn alasan apa. Kalau hal ini terjadi, saya diingatkan utk tidak menjadi kecewa atau tawar hati utk tetap berbuat baik, karena bahkan di dalam firman Tuhan saja sudah dikasih tau sejarah kehidupan manusia yg demikian. Nehemia berbuat apa yg baik dimusuhi, bahkan Tuhan kita Tuhan Yesus yg selalu berbuat kebaikan, menyembuhkan banyak orang, tetap ada saja yg benci. Dan lucunya yg benci malah orang-orang yg “tahu agama”. Jadi biar orang punya niat jelek/ benci kepada kita for no specific reason, tetap lakukan kehendak Tuhan. minta kekuatan Roh Kudus utk gak ikut jadi benci balik. Inilah identitas anak-anak Tuhan yg berat tapi bisa karena pertolongan Roh Kudus.
Rhema 09-02-2025
Keluaran 40:36-38 (TB)
Apabila awan itu naik dari atas Kemah Suci, berangkatlah orang Israel dari setiap tempat mereka berkemah.
Tetapi jika awan itu tidak naik, maka mereka pun tidak berangkat sampai hari awan itu naik.
Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di dalamnya, di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.
Pada jaman itu kehadiran Tuhan didalam hidup bangsa Israel nyata sangat tanda2nya. Bisa dilihat secara kasat mata. Tapi ritual peribadahannya juga kompleks.
Saat ini kita mungkin tidak bs menandakan dg mata bentuk kehadiran Tuhan dalam hidup kita, tapi kita punya privilege utk menemui Tuhan dalam setiap waktu hidup kita tanpa ritual yg kompleks. Justru disitu kepekaan kita diuji. Bahwa meski kehadiran Tuhan gak nampak secara kasat mata, tetapi melalui bergaul dg firmanNya, berdoa, kita dimampukan Roh Kudus utk lebih peka akan setiap "pertemuan" Kita denganNya lewat segala yg Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita. Baik peristiwa hidup, interaksi dg sesama, apa yg lagi Tuhan mau kita belajar dari semua itu.
Matius 9:8 (TB)
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
Mujizat yg Tuhan Yesus buat membuat orang banyak yg melihatnya memuliakan Allah.
Apabila Tuhan memakai kita menjadi alatNya dg perubahan baik yg Ia buat didalam hidup kita kemudian kita diijinkan Tuhan bs bantu orang lain juga utk pulih bukan supaya kita dikenal banyak orang, tetapi sesungguhnya agar orang bs memuliakan nama Tuhan. Kita hanyalah hambaNya yg mengerjakan pekerjaan Tuannya. Segala hormat kemuliaan hanya bagi Tuhan.
Biarlah hal ini senantiasa kuingat dalam perjalanan hidupku supaya apapun kebaikan yg kulakukan tidak self centered tapi Father centered dan menjagaku tetap rendah hati.
Rhema 08-02-2025
Matius 8:2 (TB)
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
Gak tau kenapa tiap baca ayat ini selalu terharu. Si kusta berkata "jika Tuan mau" . Kemarin rhema saya soal jawaban doa (Rhema 07-02-2025) :
Matius 7:7, 11 (TB)
"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Bapa di Sorga tau memberikan yg baik kepada anak-anakNya. Maka dari itu Ia pasti menjawab doa kita sesuai dg kebutuhan kita yg Ia tau terbaik melebihi pemikiran kita yg terbatas.
Ada kalanya Ia menjawab dg mengabulkan dg segera (ya), ada kalanya Ia tidak memberikan apa yg kita minta (tidak) krn kalau kita memperolehnya blm tentu itu mendatangkan kebaikan buat kita. Ada kalanya pun Ia menjawab dg nanti dulu. Karena ada hal2 yg mau diajarkannya buat hidup beriman kita (entah ttg kesabaran, atau hal2 lainnya).
Yg pasti semua itu utk kebaikan kita. Kiranya rhema ini jadi pengingat buat saya pribadi supaya gak demanding sama Tuhan. Karena waktu & jawabanNya selalu lebih indah dari apa yg kita pikirkan & rencanakan.
dan si kusta ini tidak memaksakan kehendaknya. Sesuai dg hati Tuhan saja bagaimana menjawab permohonannya. Sesuatu yg saya patut renungkan agar jadi pribadi yg gak pemaksa ketika berdoa kepada Tuhan. Karena Tuhan kan tau apa yg terbaik buat saya. Kalo gak dikasih ya berarti ada hal yg saya harus belajar didalamnya kenapa gak Tuhan berikan.
Rhema 05-02-2025
Matius 5:44, 46 (TB)
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
Kalo baca perikop ini, berasa banget perbedaan kita dg agama/ keyakinan lain.
Tuhan Yesus mengajarkan sesuatu yg berbeda dari kebiasaan dunia. Mengasihi musuh & bahkan mendoakannya (tentu mendoakan kebaikan, bukan supaya mereka kena kutuk).
Sesuatu yg berat bgt dilakukan. Apalagi di jaman self-love sangat digaungkan sekarang2 ini.
Kalo kita "kemakan" banget maka akan enggan utk mikirin kepentingan orang lain, apalagi kepentingan musuh ya.....Yg penting aku bahagia, yg penting aku tidak tersakiti, dan aku-aku lainnya.
Biarlah Roh Kudus memampukanku utk bisa nurut sama firman Tuhan ini yg sulit tapi bisa kalo mau berserah kepada kehendakNya. Sebab itulah yg membedakan identitas kita dg orang dunia.
BRG Retreat 8-9 Februari 2025
KALO DITANYA KENAPA TENGAHNYA KOSONG?
JAWABANNYA ADA DI FOTO BAWAH...
ADA MELISSA YANG EMANG WARA-WIRI BANTUIN FOTO-FOTO HEHEHE.....
-
Dear journal………. Sometimes, I really don’t know the essence of making a relationship. Everything just seems to be more complicated than I th...
-
John Wick played by the breath-taking Keanu Reeves Dustin from Stranger Things played by Gaten Matarazzo Chibi Goblin, The Gre...
-
"Not everything looks like what meet the eyes" "Not every prayers being answered the way it requested" My life is pretty...











